Betul beda jauh dia mbok ini.
"Jangan malah dibela membabi-buta apalagi mengaitkan dengan suku, fix anda itu tak paham dunia hospitality dan pelayanan publik. Bali semakin dihujat karena ulah anda"
Ini baru benar, akhirnya ada pejabat Bali yg waras.👍
Tanggapan mbok Niluh soal Billy, Ria ricis dan AWK anggota DPD Bali;
Bali dikenal sejak jaman dahulu kala bukan hanya karena alamnya namun juga adat, tradisi dan budaya. Salah satu kebiasaan orang Bali adalah senyuman khas mereka dan jika bekerja di pelayanan publik, mereka all out.
Setiap hari dalam hidup orang Bali adalah tentang melayani.
Setiap hari : bangun jam 4 pagi, mengurus seisi rumah lalu mengucapkan syukur menghaturkan canang di sekeliling rumah hingga ke jalan mendoakan keselamatan bagi seluruh semesta dan seisinya (termasuk kita semua 🙏🏽), setelah itu mereka bersiap bekerja, buka warung, hingga kemudian melanjutkan hari mereka di kegiatan adat.
Isitilahnya : Ngayah alias pengabdian tanpa dibayar dan banyak orang Bali rangkap jabatan diemban di tradisinya tanpa dibayar. Begitu terus pengabdian mereka lakukan sampai mereka mati.
Dan hari ini dengan perkembangan jaman dan teknologi tentu ada sedikit pergeseran, namun kami terus berupaya menjaganya. Untuk itulah Mbok menjadi perwakilan mereka, memastikan pengorbanan mereka tidak sia-sia dan pemerintah hadir untuk itu. Bali terdiri dari 4.4 juta orang Bali dan yang bekerja di sektor pariwisata tidak semuanya berasal dari Bali. Orang Bali masih banyak yang jadi petani, nelayan, penenun, pelukis, dagang di pasar, guru, siswa, Jika ada kesalahan atau perlakuan yang tidak sopan diberikan pada pelanggan, pelaku harus minta maaf dengan tulus, bagitu juga pihak perusahaan.
PERMISI TOLONG MAAF TERIMAKASIH Masalah ada pada individu dan SOP perusahaan, bukan pada suku apalagi daerahnya. Pelakunya bisa orang Bali atau orang merantau dan bekerja di Bali. Jangan malah dibela membabi-buta apalagi mengaitkan dengan suku, fix anda itu tak paham dunia hospitality dan pelayanan publik. Bali semakin dihujat karena ulah anda. 4.4 juta masyarakat Bali yang tidak semua ada di ruang-ruang pariwisata itu ikut kena getahnya. Satyam Eva Jayate. Kebenaran akan menemui jalannya. NILUH DJELANTIK